SELAMAT DATANG

Jangan Pernah Bermimpi

Posted on
  • Apr 10, 2013
  • by
  • Muhamad Tajul Mafachir
  • in
  • Label:
  • Aku terkadang berfikir, aku ini yang mungkin kikir, sedang meraka termasuk diantara golongan yang syakir. Aku juga sempat berfikir, akulah yang bodoh, sedang mereka dengan kesuksesan dan gelar akademisnya selalu berjodoh. Aku berfikir: mungkin juga aku kurang tahu diri -tidak mengenal diri sendiri, sedang mereka adalah pribadi yang asri. Sempat juga berfikir, aku ini apa, sedang mereka lebih pantas disebut siapa. Atau aku yang berfikir, akulah yang kirik, sedang mereka dalam keadaan baik baik.  (Joel)



    Manusia selalu memposisikan dirinya sebagai makhluk yang paling terpecut oleh mimpi - mimpinya. Setiap saat menginjeksi otot dan otaknya untuk bekerja dan berfikir lebih baik [modal: sekarang adalah masa depan]. berbagai teori bermukin dalam ingatan sebagai informasi yang perlu diolah menjadi desain/program cemerlang untuk masa depan [untuk dirinya, keluarga, dan keturunannya]. Segala marga logisitas dijadikan skema matematis, relativitas menjadi makhluk kerdil yang dideskriditkan seperti karet pengikat dari sifatnya yang ternyata fleksibel. Tidak banyak, justru, banyak manusia menjadikan signifikansi instan terhadap sebuah  ujia materi. Lahirnya manusia dengan keinsafan instan, kemudian menjadikan pergulatan akal sehat dan logika dasar yang seharusnya selama ini kita budayakan menjadi hilang. Mimpi dan segerbong programnya lebih menawan memenangi pertarungan kita di dunia sekarang. Orang tidak lagi berbicara untuk apa yang dilihat oleh matanya seketika itu, namun otak spekulatifnya juga bekerja untuk kemampuan matanya melihat lebih baik di masa depan: mimpi. Semoga aku tidak banyak disibukan oleh mimpi.

    Khartoum, 10 April 2013

    0 komentar:

    Post a Comment

     photo Joel2_zps6bff29b6.jpg